Suspected of taking a bribe for a forestry project, DPR member Al-Amin Nur Nasution is arrested by police. But the Forestry Minister defends the project.
AT 1am on Wednesday last week two men met in the lobby of the Ritz-Carlton Hotel in the Mega Kuningan area, South Jakarta. One was Al-Amin Nasution, a member of the House of Representatives (DPR) of the Forestry and Agriculture Commission, while the other was Azirwan, Regional Secretary of Bintan regency, Riau Islands. Both were seriously engaged in conversation. (more…)
THE world has rapidly changed for Burhanuddin Abdullah, 61. From his vast office in the heart of Jakarta, now this Bank Indonesia (BI) Governor has to share a cell with another inmate at the police detention center. The Corruption Eradication Commission (KPK) held him as a suspect in the misappropriation of central bank money on Thursday last week. (more…)
Diduga menerima suap untuk proyek alih fungsi hutan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Al-Amin Nur Nasution, diringkus aparat. Tapi Menteri Kehutanan membela proyek penggundulan hutan itu.
PUKUL satu dini hari Rabu pekan lalu. Dua pria bersua di lobi Hotel Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Yang satu bernama Al-Amin Nur Nasution, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Komisi Kehutanan dan Pertanian. Yang lain Azirwan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Keduanya terlihat berbicara serius. (more…)
Komisi antikorupsi menahan Gubernur Bank Indonesia. Ia sudah menduga akan masuk sel.
Dunia berubah cepat bagi Burhanuddin Abdullah, 61 tahun. Dari kantornya yang luas di jantung Jakarta, kini Gubernur Bank Indonesia itu harus berbagi sel ruang tahanan Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Negara. Komisi Pemberantasan Korupsi menahannya sebagai tersangka kasus penyelewengan dana bank sentral, Kamis pekan lalu. (more…)
The Freedom of Information Bill was ratified with one formal objection. Two crucial articles were resolved through lobbying.
“AGREED!” The cry reverberated across the seminar room when House of Representatives (DPR) Speaker Agung Laksono called for an agreement to ratify the Freedom of Information Bill on Thursday last week. “Indeed, all that remains is a final verdict on the law,” said Arif Mudatsir Mandan, chair of the working committee that drafted the law. (more…)
Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik disahkan dengan satu catatan. Dua pasal krusial diselesaikan melalui lobi.
SETUJU! Pekik itu menggema di ruang sidang ketika Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono meminta persetujuan pengesahan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, Kamis pekan lalu. ”Undang-undang ini memang tinggal ketuk palu saja,” kata ketua panitia kerja rancangan undang-undang itu, Arif Mudatsir Mandan. (more…)
Not every political party is seriously established. One only has Rp1.5 million in its bank account.ITS name is reminiscent of the old days: The New Order Party. Registered almost three years ago, this political party is number 16 in the Department of Justice & Human Rights’ register. Its stated address is Jalan Perdatam Raya 54C, South Jakarta. But it turns out that this is the address for a course in learning guidance for SMA (senior high) students. (more…)
Tak semua partai didirikan dengan sungguh-sungguh. Ada yang rekeningnya cuma satu setengah juta rupiah.NAMANYA menyiratkan masa lampau: Partai Orde Baru. Didaftarkan hampir tiga tahun silam, partai itu tercatat di nomor 16 partai yang datang ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Alamatnya tertulis di Jalan Perdatam Raya 54C, Jakarta Selatan. Ternyata ini alamat gerai sebuah lembaga bimbingan belajar anak-anak SMA. (more…)
Cases of human trafficking in West Java are on the rise. Drafting the required provincial regulation does not seem to be a priority.
RICO’S promise from heaven three years ago is still fresh in her memory. The 35-year-old man offered her enticements that were just too difficult to refuse: bringing home Rp30 million in just six months. Ros—not her real name—was of course shaking with anticipation and accepted the offer to work in Malaysia. “It turned out that I was to become a prostitute,” said the slightly built woman on Thursday two weeks ago. Since her return to Indonesia, Ros has been boarding at a special rehabilitation pesantren (traditional Islamic boarding school) in the city of Cianjur in West Java. (more…)
Kasus perdagangan manusia di Jawa Barat cenderung naik. Peraturan daerahnya belum menjadi prioritas untuk dibahas.
JANJI surga Rico tiga tahun lalu masih terasa segar dalam ingatannya. Pria 35 tahun itu menawarkan iming-iming yang sulit ditolaknya: membawa pulang Rp 30 juta hanya dalam enam bulan. Ros—bukan nama sebenarnya—tentu saja bergetar dan akhirnya menerima tawaran untuk bekerja di Malaysia. ”Ternyata saya dijadikan pelacur,” kata perempuan langsing itu, Kamis dua pekan lalu. Ia, hingga kini, masih mondok di pesantren rehabilitasi di Kota Cianjur, Jawa Barat. (more…)
SUSILO Bambang Yudhoyono is not a newcomer when it comes to trying to resolve the Suharto case. Eight years ago, as Minister of Mines & Energy, he went on a mission of peace from then-President Abdurrahman Wahid to ask the Suharto family to give back some of their wealth. At that time, as now, the attempt created a controversy. (more…)
SUSILO Bambang Yudhoyono sebetulnya bukan orang baru dalam penyelesaian kasus Soeharto. Delapan tahun silam, ketika menjadi Menteri Pertambangan dan Energi, ia mengemban misi damai dari Presiden Abdurrahman Wahid: meminta Keluarga Cendana menyerahkan sebagian harta mereka. Seperti sekarang, kala itu, usaha tersebut juga memancing kontroversi. (more…)
The Minister of Agriculture during the Habibie era may become a suspect for receiving a house and land as a gift.
THE middle-aged woman was visibly reluctant to leave the house in the Tegal Lega administrative district of Bogor in West Java. Although Siti Sianah, the wife of Soleh Solahuddin, the Minister of Agriculture during the administration of former President Habibie, did finally emerge she was tight-lipped. “No interviews right now. Later,” she said on Friday last week. (more…)
Menteri Pertanian era Habibie menjadi calon tersangka. Gara-gara rumah dan tanah pemberian.
PEREMPUAN paruh baya itu terlihat ragu-ragu keluar dari sebuah rumah di Kelurahan Tegal Lega, Bogor, Jawa Barat. Siti Sianah, istri Menteri Pertanian era Habibie, Soleh Solahuddin, memang melenggang keluar meski mengunci mulut. ”Jangan wawancara sekarang. Nanti saja,” katanya pada Jumat pekan lalu. (more…)
Betulkah Antasari Azhar mengangkat sejumlah kawan dekatnya menjadi penasihat bayangan?
ANTASARI Azhar mengaku punya kebiasaan baru. Setiap menghadiri hajatan, dia tidak bakal berlama-lama. Habis salaman dengan sahibul hajat, dia langsung kabur. Walhasil, cuma beberapa menit ia habiskan di tempat hajatan.Padahal, sebelumnya dia terhitung betah di tempat pesta. Habis salaman, Antasari menuju meja makan. Mencicipi hidangan lalu mengobrol ke sana kemari. Dia juga suka reuni dengan keluarga atau handai taulan di tempat pesta. (more…)
Indonesia and Malaysia will deliberate over disputed land borders. Hundreds of markers are missing or moved.
NOT much debating took place in the three-hour meeting between the Indonesian and Malaysian delegations at the Nikko Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia. However, this meeting of the Indonesia-Malaysia General Border Committee ended with a number of important decisions. “There will be two new joint posts in 2008,” said Indonesian Defense Department spokesman Brig. Gen. Edi Butar-Butar, who took part in the meeting. (more…)
Indonesia dan Malaysia akan membahas perbatasan darat yang dipersengketakan. Ratusan patok hilang atau bergeser.
TAK banyak debat dalam tiga jam pertemuan delegasi Indonesia dan Malaysia di Hotel Nikko, Kuala Lumpur, Malaysia. Tapi, pertemuan General Border Committee Indonesia-Malaysia itu menghasilkan sejumlah keputusan penting. ”Akan ada dua pos baru bersama pada 2008,” kata juru bicara Departemen Pertahanan, Brigjen Edi Butar-Butar, yang ikut dalam pertemuan. (more…)
A regional government comes out strongly against a plan to enact the punishment of severing the hands of thieves.
THINGS appeared to be serious at a conference of regional leaders at the government office of the Regency of Bulukumba in South Sulawesi, on Wednesday last week. Officials ranging from village chiefs up to the regent himself all showed up for the event. A rather weighty issue was being deliberated, namely the plan to enact the punishment of the cutting off of the hands of thieves in the Gantarang district. (more…)