Apa Kabar


Mega dalam Sangkar Fatwa
June 29, 1999, 10:51 am
Filed under: Politik
Penolakan terhadap wanita presiden terus bermunculan di mana-mana. MUI Pusat sendiri tak akan buat fatwa karena masih soal khilafiah.SUATU saat nanti, para Ulama akan berterima kasih kepada Megawati. Sebab, dari Mega-lah kemudian berkembang wacana ke pemimpinan wanita dalam Islam, yang sebelumnya nyaris tak terbahas. Kendati, gara-gara Mega pula, para ulama terbelah menjadi dua, antara yang menerima wanita presiden dan yang menolak. (more…)



Yang Penting Berakhlak Mulia
June 28, 1999, 2:33 pm
Filed under: Politik
SEJUMLAH suara setujudan menolak tentang kepemimpinan wanita direkam dalam beragam pendapat di bawah ini.* K.H. Zaini Ahmad Noeh, Ahli Fikih Politik: “Dalilnya Tidak Cukup Kuat “

“Alquran pada dasarnya menempatkan wanita sejajar dengan pria. Amal baik laki-laki dan perempuan mendapatkan nilai dan kedudukan yang sama. Dalam persoalan ibadah langsung, seperti alat, para ulama sepakat memang laki-laki ditetapkan sebagai imam. Namun, dalam persoalan yang semakin berjarak atau tidak langsung ubudiyah, kedudukan wanita menjadi semakin cair. (more…)



Menakar sebelum Koalisi Jadi
June 22, 1999, 11:23 am
Filed under: Politik
Peta koalisi belum tergambar. Manuver politik selnakin seru saja. Sikap TNI bagaimana?MENANG bukan dengan sendirinya menjadi penguasa. Itulah realitas yang dihadapi PDI Perjuangan (PDI-P) setelah berjaya dalam Pemilu 7 Juni barusan. Nasib mereka sangat berbeda dengan Golkar di zaman Soeharto; belum bertanding pun sudah pasti menang dan jagonya niscaya menjadi presiden. (more…)



Kupu-Kupu Bertelur Dolar
June 22, 1999, 10:27 am
Filed under: Ekonomi
Seorang mantan karyawan Pemerintah Daerah Jawa Timur berhasil menangkarkan kupu-kupu langka. Satu cara mencegah kupu-kupu punah.Kupu-kupu yang lucu
Ke mana engkau terbang …
(Ibu Sud)

ANDAI pengarang lagu kupu-kupu itu Hariyanto, staf Dinas Pengairan Pemerintah Daerah Jawa Timur, jawabnya jelas: “Ke hutan Argopuro, aku terbang.” Lima tahun lalu, Hariyanto yang sedang mengawasi saluran irigasi di kawasan kaki Gunung Argopuro tertegun. Untuk pertama kalinya, ia melihat kupu-kupu yang sungguh cantik warna sayapnya. “Itu jenis yang belum pernah saya lihat,” tutur karyawan yang telah belasan tahun naik-turun dan mengitari lereng Argopuro di kawasan Purbolinggo itu. Singkat kata, saat itu juga Hariyanto jatuh cinta kepada kupu-kupu: ia berniat memelihara. (more…)