Setelah pertempuran di Bukit Sudan, TNI menyusun siasat baru. Mengapa GAM susah ditekuk?
PETANG menyapu perbukitan Sudan, Matang Kumbang, Bireuen, Senin pekan lalu. Angin laut menusuk sumsum, awan di bukit kian tebal. Dari balik pohon pinang, lamat-lamat terdengar suara rintihan. Letnan Dua Karno kontan bergerak mendekati arah suara. Ia terperanjat bukan kepalang melihat seorang anak buahnya [...]
Archive for June 21st, 2003
Menangkal ‘Hit and Run’ ala GAM
June 21, 2003Dari Jalur Tikus sampai Rute Ganja
June 21, 2003PERANG di Aceh hampir genap sebulan. Korban terus berjatuhan. Di pihak TNI, sedikitnya 23 tewas, 50 terluka, dan seorang hilang. Korban warga sipil mencapai 68 orang. Di pihak GAM, sedikitnya 172 tewas, 111 ditangkap, dan 144 menyerah. Padahal anggota GAM mencapai 5.300 orang. Fakta ini mengundang pertanyaan besar, ke manakah ribuan anggota GAM lainnya?
Tiarap atau [...]
Jalur Maut GAM
June 21, 2003GAM menghilang dari kota dan desa. Mereka menyebar di hutan, gunung, dan rawa.
TAK salah bila pasukan Gerakan Aceh Merdeka menasbihkan diri sebagai penentu lokasi pertempuran. “Kamilah yang menentukan kapan dan di mana perang akan berlangsung,” kata juru bicara GAM, Teungku Sofyan Daud. Taktik gerilya membuat pasukan GAM, yang telah raib dari kota dan kampung, bisa [...]

Recent Comments