July 31, 2006, 3:33 pm
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
KABURNYA Gusti Sjaifuddin, tersangka pelaku pembalakan liar yang sempat diperiksa Polda Kalimantan Timur, membuat Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban geram. “Seharusnya begitu ditangkap dikirim ke Jakarta,” ujarnya. Tak mudah memang menjebloskan para pembalak liar ke bui. Dari 23 kasus yang diadili di Papua, misalnya, hampir separuh terdakwanya divonis bebas. “Hampir seluruh unsur aparat, kalau sudah kena uang, lemah,” kata Kaban kepada L.R. Baskoro dan Abdul Manan dari Tempo, yang mewawancarainya di kantornya pada Kamis pekan lalu. (more…)
0 Comments
Tragedi Klebun Berebut Percaton
July 24, 2006, 3:23 pm
Filed under: Kriminalitas
Filed under: Kriminalitas
Tragedi berdarah menelan tujuh jiwa di Pamekasan, Madura. Ini bukan carok, meskipun jenazah dikubur di halaman rumah.
Darah kering masih menghiasi jalan utama Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Ada yang ditutup daun pisang, ada pula yang disaput tanah. Sebagian hitam terbakar matahari. Ceceran darah mengarah ke lahan seluas setengah hektare di pojok kampung. Sepetak ladang tembakau yang sudah berantakan. Bekas telapak kaki campur aduk dengan daun bahan baku rokok yang rata tanah. Ini memang jejak kekerasan. (more…)
Hapus Anggaran untuk Wartawan di Departemen
July 22, 2006, 1:48 pm
Filed under: On Media
Filed under: On Media
(Jakarta) Sejumlah organisasi pers seperti Aliansi Jurnalis Independent (AJI) dan Dewan Pers mengkampanyekan antisuap. Lembaga – lembaga itu mendesak Wakil Presiden (Wapres) Muhammad Jusuf Kalla menghapus anggaran untuk wartawan yang ada disetiap departemen. Penyediaan anggaran akan sangat menggangu profesionalisme wartawan. Wapres sendiri setuju dengan usulan tersebut. (more…)
Polisi Terus Membidik Rajawali
July 17, 2006, 3:14 pm
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
Polisi memeriksa sejumlah petinggi PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Terkait dengan dugaan penyelewengan impor gula kristal mentah.SEJUMLAH pimpinan PT Rajawali Nusantara Indonesia sejak dua pekan lalu terlihat wara-wiri ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Mereka tengah menjalani pemeriksaan polisi. Hingga pekan lalu, sedikitnya dua komisaris dan empat pimpinan badan usaha milik negara itu sudah datang ke markas Polda Metro Jaya. Mereka antara lain Zaenal Abidin dan Ragil Mugiyo, komisaris RNI. “Pemeriksaan itu tak mempengaruhi perusahaan. Kami terus berkarya,” kata Direktur Utama PT Rajawali, Rama Prihandana. (more…)
Rama Prihandana, Direktur Utama PT RNI: Secara Keseluruhan Untung…
July 17, 2006, 2:58 pm
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Rama Prihandana, yakin bahwa pihaknya tak bersalah dalam kasus impor gula kristal (raw sugar). “Negara tak dirugikan dalam impor gula tersebut,” katanya. Bahkan, kata Rama, proyek impor raw sugar pada 2003 itu secara keseluruhan untung. Kamis lalu wartawan Tempo Abdul Manan mewawancarai Rama di kantornya di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Petikannya: (more…)
Ketimbang Sembunyi-sembunyi
July 7, 2006, 1:55 pm
Filed under: Law
Filed under: Law
Mahkamah Agung mengeluarkan pedoman perilaku hakim. Seharusnya hakim dilarang menerima bingkisan apa pun.DIRILIS pada akhir Mei lalu, pedoman perilaku hakim itu langsung menuai pro-kontra. Aturan setebal 36 halaman yang dikeluarkan Mahkamah Agung tersebut dinilai memberi celah bagi hakim untuk menerima bingkisan. “Ini bisa menggerogoti independensi dan martabat hakim. Mestinya tidak ada toleransi,” kata Ketua Komite Reformasi Hukum Nasional (KRHN), Firmansyah Arifin. (more…)
Cabut Tak Cabut Tetap Dilantik
July 7, 2006, 11:10 am
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
Sejumlah guru besar Universitas Airlangga menggugat keputusan presiden. Mahkamah Agung memenangkan sebagian gugatan.PERLAWANAN empat guru besar Universitas Airlangga, Surabaya, itu tak main-main. Setelah gugatan uji material mereka dikabulkan Mahkamah Agung, Selasa pekan lalu mereka mengajukan gugatan baru ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Kali ini mereka menggugat keputusan presiden yang mengesahkan Profesor Fasich sebagai rektor. “Kami minta pengesahan itu dibatalkan,” kata Kukuh Pramono, kuasa hukum empat guru besar fakultas kedokteran itu. (more…)