October 15, 2006, 3:11 pm
Filed under: Politics
Filed under: Politics
Police form a new team of investigators in the Munir case after the Supreme Court acquits Pollycarpus. A number of members of the Fact-Finding Team doubt that the new investigators will be able to advance the case absent any serious support from the President. What new facts are needed to shed new light on Munir’s mysterious death?
SUCIWATI is finally pleading her case to the world. Feeling that the authorities in Jakarta have not handled the matter of her husband’s death seriously, Suciwati went to New York on Friday this week. There she is to meet with the human rights council of the United Nations (UN). She is also going to speak with some members of the United States Congress in Washington, DC. She intends to ask these two institutions to pressure Jakarta to find out who murdered Munir, her husband and a fighter for human rights. “The case must be solved right down to the identity of the perpetrators,” Suciwati stressed. (more…)
0 Comments
From Amsterdam to Tokyo
October 15, 2006, 3:08 pm
Filed under: Politics
Filed under: Politics
THE 400 Series Boeing 747 has been used by almost every airline in the world. Garuda Indonesia Airlines has three. However, this plane, manufactured by Boeing Commercial Airplanes in the United States, and which was used on the Jakarta-Singapore-Amsterdam route, has the distinction of being the crime scene in the murder of human rights activist Munir.Our tale begins on September 6, 2004. At about 10:05 Western Indonesian Time or 15:02 GMT, this jumbo jet with a seating capacity of 400 headed for Singapore with pilot Sabur Muhammad Taufik as the flight’s captain. At an average speed of 909 kilometers per hour, the Jakarta-Singapore flight took only 80 minutes. (more…)
AJI Tak Akan Bela ZA
October 14, 2006, 2:11 pm
Filed under: Media
Filed under: Media
Jakarta - Wartawan Grup Jawa Pos, ZA, ditetapkan sebagai tersangka karena ulahnya mengintip dan merekam orang sedang mandi. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pun enggan membela. AJI tidak keberatan polisi memproses ZA. Hal itu dianggap sah-sah saja. Alasannya, ZA dijadikan tersangka bukan karena menjalankan profesinya sebagai wartawan. (more…)
Upaya Baru kasus Munir
October 12, 2006, 12:54 pm
Filed under: Politik
Filed under: Politik
Polisi membentuk tim penyidik baru kasus Munir setelah Mahkamah Agung membebaskan Pollycarpus. Sejumlah anggota Tim Pencari Fakta meragukan kinerja para penyidik baru tanpa dukungan serius Presiden. Fakta apa saja yang harus dikejar lagi untuk menemukan titik terang dalam misteri kematian Munir?
Akhirnya, Suciwati mengadu kepada dunia. Merasa Jakarta tak serius menuntaskan kematian suaminya, Suciwati meluncur ke New York, Jumat pekan ini. Di sana, dia akan bertemu Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia juga akan berdiskusi dengan sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat di Washington. Suciwati bertekad meminta kedua lembaga itu menekan Jakarta agar mencari pembunuh Munir, suaminya sekaligus pejuang hak asasi manusia. ”Harus diungkap tuntas hingga ke dalang-dalangnya,” Suciwati menegaskan. (more…)
Akhirnya, Suciwati mengadu kepada dunia. Merasa Jakarta tak serius menuntaskan kematian suaminya, Suciwati meluncur ke New York, Jumat pekan ini. Di sana, dia akan bertemu Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia juga akan berdiskusi dengan sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat di Washington. Suciwati bertekad meminta kedua lembaga itu menekan Jakarta agar mencari pembunuh Munir, suaminya sekaligus pejuang hak asasi manusia. ”Harus diungkap tuntas hingga ke dalang-dalangnya,” Suciwati menegaskan. (more…)
Dari Amsterdam ke Tokyo
October 12, 2006, 12:52 pm
Filed under: Politik
Filed under: Politik
Boeing 747 seri 400 sudah jamak dipakai maskapai penerbangan di mana pun. Garuda Indonesia punya tiga. Tapi, pesawat bikinan Boeing Commercial Airplanes Amerika Serikat, yang pernah melayani rute Jakarta-Singapura-Amsterdam, punya keistimewaan sendiri: menjadi saksi kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.Kisahnya dimulai pada 6 September 2004. Sekitar pukul 22.05 WIB atau 15.02 GMT, pesawat jumbo jet dengan kapasitas tempat duduk 400 ini bertolak ke Singapura dengan kapten pilot Sabur Muhammad Taufik. Dengan kecepatan rata-rata 909 kilometer per jam, Jakarta-Singapura hanya ditempuh 80 menit. (more…)
Maintaining Dignity
October 10, 2006, 12:49 pm
Filed under: Politics
Filed under: Politics
The defendants charged with insulting the President appeal at the Constitutional Court and demand that the article be abolished.LAST September at the Constitutional Court, Eggy Sudjana spoke up boldly: “I am puzzled. This article can be interpreted in different ways by the government. Pak Effendi regularly criticizes the government on the airwaves through a popular television satire called Republik BBM but he is not charged at all, while I, who merely asked for information from the Corruption Eradication Commission (KPK), am indicted.” (more…)
Dark Clouds over the Munir Case
October 10, 2006, 12:46 pm
Filed under: Politics
Filed under: Politics
The National Police Chief sets up a new Munir case investigating team after Pollycarpus ‘walks.’THE murder case of human rights activist Munir ended up obscure. Everything returns to zero. Months were spent on a probe into the ruthless murder of the 39-year-old human rights advocate by poisoning, but now the case is further engulfed in mystery. An appeal decision of the Supreme Court on Pollycarpus Budihari Priyanto, a Garuda pilot, was the cause. Polly was sentenced to 14 years in prison by a district court, which was sustained by the high court. Polly was found guilty of involvement in the premeditated murder of Munir on September 7, 2004, aboard a Garuda airliner flying the Jakarta-Singapore-Amsterdam route. (more…)
Melindungi Ratu, Juga Presiden
October 9, 2006, 7:58 am
Filed under: Politik
Filed under: Politik
Korban-korban penggunaan pasal penghinaan presiden menggugat ke Mahkamah Konstitusi. Mereka minta pasal ini dihapuskan.RUANG sidang Mahkamah Konstitusi, pertengahan September silam. Eggy Sudjana berbicara lantang: “Saya heran, pasal ini bisa diinterpretasikan sesukanya oleh penguasa. Pak Effendi, yang mengkritik melalui Republik BBM, tak dijerat pasal ini. Saya yang minta informasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi kok dicokok.” (more…)
Dalang yang Makin Kabur
October 9, 2006, 7:41 am
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
Kepala Polri membentuk tim penyidik kasus Munir, setelah Pollycarpus “bebas merdeka”. Tapi banyakyang pesimistis.
KASUS pembunuhan aktivis Munir kembali gelap. Semua seakan kembali ke titik nadir. Berbulan waktu dihabiskan untuk meneliti siapa pembunuh keji yang merenggut nyawa pembela hak asasi manusia berusi 39 tahun itu dengan racun, tapi sekarang misteri makin tebal. Putusan kasasi Mahkamah Agung terhadap Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot Garuda, adalah penyebabnya. Polly divonis 14 tahun penjara oleh pengadilan negeri, kemudian putusan itu dikuatkan pengadilan tinggi. Polly dinyatakan bersalah ikut dalam pembunuhan Munir secara berencana, pada 7 September 2004, dalam pesawat Garuda rute Jakarta-Singapura-Amsterdam. (more…)
DPR: Permintaan Maaf Bukan Aib bagi Polisi
October 6, 2006, 6:08 am
Filed under: Media
Filed under: Media
JAKARTA — Kepolisian seharusnya melaksanakan putusan kasasi Mahkamah Agung yang menyatakan harusmeminta maaf kepada Aliansi Jurnalis Independen dan para wartawan. “Permohonan maaf tak akan merendahkan derajat dan tak menimbulkan aib bagi kepolisian,” ujar Lukman Hakim Saifuddin, anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, di gedung MPR/DPR kemarin. (more…)
Kepala Polisi Harus Minta Maaf
October 5, 2006, 6:05 am
Filed under: On Media
Filed under: On Media
JAKARTA - Mahkamah Agung mengabulkan kasasi gugatan perdata Aliansi Jurnalis Independen terhadap Kepala Kepolisian RI. “Dengan putusan ini, Kepala Kepolisian RI harus meminta maaf kepada Aliansi Jurnalis Independen dan kepada para wartawan,” kata Hakim Agung Artidjo Alkostar, saat ditemui di kantornya, kemarin. Putusan itu dibacakan pada 3 Agustus lalu oleh majelis kasasi yang dipimpin Hakim Agung Gunanto Suryono beranggotakan Artidjo dan Mansyur Kartayasa. (more…)
Petani Disambar Kapal Terbang
October 2, 2006, 2:55 pm
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
Sejumlah petani di Magetan, Kediri, dan Nganjuk dihukum karena menjual benih tanpa label. Perusahaan produsen benih menganggap para petani menjiplak benih mereka.KEMURUNGAN menyelimuti sebuah rumah di Desa Gadungan, Kecamatan Kuncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sejak dua pekan lalu, Lina, 35 tahun, melewati hari-hari puasanya tanpa Burhana, suaminya. Sementara ia berbuka dan menyantap hidangan sahur di rumahnya, sang suami melakukannya di penjara. ”Saya dan suami pasrah saja,” ujar ibu dua anak itu kepada Tempo. (more…)
Kalau Sersan Melawan Jenderal
October 2, 2006, 2:39 pm
Filed under: Hukum
Filed under: Hukum
Lahan seluas 10 hektare yang di atasnya kini bertengger markas Brigade Mobil dipersoalkan. Lima jenderal digugat dalam kasus ini.JAUH-JAUH datang dari Lhokseumawe, Aceh Utara, Saiful Syamsuddin, 42 tahun, kini terdampar di sebuah ruko di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Sudah empat purnama ia menempati sebuah kamar di rumah-toko itu dengan gratis. Seorang sahabatnya memberikan fasilitasprodeoitu setelah Saiful ditemukan terpurukkehabisan uang. Ia sedang mengurus kasusnya yang sudah sepuluh tahun tak kunjung selesai. (more…)
When a Sergeant Fights Generals
October 1, 2006, 9:38 pm
Filed under: Law
Filed under: Law
Ten hectares of land now occupied by a Mobile Brigade Headquarters is under dispute. Five generals are being sued over the case.FAR from his home in Lhokseumawe, North Aceh, former Aceh District Police Sergeant Saiful Syamsuddin, 42, has now gone to ground in the Kebon Sirih area of Central Jakarta. For the last four months he has lived in a room in a boarding house for free. A friend provided the facilities without cost after he found Saiful destitute and without money. He is currently in the process of taking care of a land dispute case that has been going on for 10 long years. (more…)