Apa Kabar


Mandek di Tangan Mahkamah
December 18, 2006, 8:12 am
Filed under: Hukum
Pemerintah bisa menerbitkan peraturan pengganti undang-undang untuk mengganti Undang-Undang Komisi Kebenaran. DPR akan merevisi kewenangan Mahkamah Konstitusi.
PUTUSAN itu dengan cepat melompat dari ruang sidang Mahkamah Konstitusi ke ruang kerja Ketua Komisi Hukum DPR, Trimedya Panjaitan, di kawasan Senayan, Jakarta. Kamis dua pekan lalu, beberapa saat setelah Mahkamah mengetukkan palunya, Trimedya segera mendapat berita yang membuatnya terperanjat. Mahkamah mencabut Undang-Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. ”Putusan ini menampar wajah Dewan,” ujar Trimedya. (more…)



Suara dari Cihideung
December 18, 2006, 7:54 am
Filed under: Hukum
Korban kasus Talangsari tetap menuntut keadilan. Setelah Komisi Kebenaran dibatalkan, harapan mereka kini pengadilan.MEREKA berkumpul di sebuah rumah di Dukuh Cihideung, Desa Rajabasa Lama, Lampung Timur. Setelah berjam-jam bertukar pikiran, Rabu malam pekan lalu 43 keluarga korban ”kasus Talangsari” itu mengambil putusan. Mereka akan mendesak digelarnya pengadilan atas kasus Talangsari, peristiwa yang membuat mereka menderita. ”Kami tetap meminta adanya pengadilan,” kata Azwar, 64 tahun, salah satu korban. (more…)



The Endof the Queen’s Legacy
December 11, 2006, 7:52 pm
Filed under: Law
The Constitutional Court deletes three articles from the Criminal Code. The Supreme Court is yet to react.THE former Indonesian Islamic Workers Union Chairman, Eggy Sudjana, happily shook hands with his friend, Pandapotan Lubis, and his lawyers after winning his case in the Constitutional Court. The audience clapped their hands and one person shouted, “Long live the judges!” (more…)



Stuck in Bureaucracy
December 11, 2006, 7:47 pm
Filed under: Law
Komnas HAM asks two universities to evaluate its performance.THE National Human Rights Commission (Komnas HAM) has found a way to put a stop to the endless criticism that has beleaguered it since its foundation, 13 years ago. The most common criticisms are those which accuse the Commission of being powerless in pursuing and exposing human rights abuse. The public has been waiting since its formation for some “real action” in the handling of human rights abuse cases. (more…)



Lenyapnya Pasal Peninggalan Ratu
December 11, 2006, 5:54 am
Filed under: Hukum
Mahkamah Konstitusi menyetip tiga pasal tentang penghinaan presiden dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Mahkamah Agung belum bersikap.SENYUM mengembang lebar di wajah Eggy Sudjana. Bekas Ketua Umum Perhimpunan Pekerja Muslim Indonesia itu kemudian mengepalkan tangannya. Sejurus kemudian ia mendatangi rekannya, Pandapotan Lubis dan para penasihat hukumnya. Satu per satu disalaminya. Sejumlah pengunjung sidang bertepuk tangan gembira . ”Hidup hakim!” teriak salah seorang pengunjung. (more…)



Terperangkap Birokrasi
December 11, 2006, 5:49 am
Filed under: Politik
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meminta dua perguruan tinggi mengevaluasi kinerja mereka. Sulit berharap lembaga ini bekerja maksimal.Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menempuh jalan tengah menjawab kritik. Berdiri 13 tahun silam, Komisi ini tak pernah sepi dari kritik. Yang paling kerap muncul adalah tudingan ”kurang darah” alias loyo mengejar dan mengungkap kasus-kasus pelanggaran HAM. Padahal, sejak awal, masyarakat menunggu taring mereka ”menggigit” para pelanggar HAM . (more…)



Pemred Playboy Indonesia Diseret ke Meja Hijau
December 7, 2006, 5:30 am
Filed under: Journalism
Ranesi
07-12-2006Erwin Arnada pemimpin redaksi Playboy Indonesia akhirnya diseret ke pengadilan. Sejak awal berdirinya majalah erotis ini, keberadaannya mengundang reaksi pro dan kontra. Sampai kantornya dipindah ke Bali, gara-gara kantor di Jakarta diserang kelompok muslim radikal. Bagaimana komentar Aliansi Jurnalis Independen? Berikut rangkuman wawancara Radio Nederland dengan sekretaris jenderal Aji Abdul Manan. (more…)



Overfishing Funds
December 5, 2006, 2:51 am
Filed under: Law
Former Minister of Maritime Affairs, Rokhmin Dahuri, is arrested on charges of embezzling non-budgetary funds. The KPK is accused of being selective.THE sun had long since set by the time Rokhmin Dahuri, 48, emerged from the offices of the Corruption Eradication Commission (KPK) on Thursday last week. He had been inside for some 10 hours answering questions from investigators. Although worn out, the former Minister of Maritime Affairs & Fisheries (2001-2004) was unable to return to his home in Bogor straight away. A silver Toyota Kijang was awaiting him. This was a KPK vehicle for transporting detainees that was to deliver Rokhmin to face a new contest at the National Police Criminal Investigation Bureau detention center. (more…)



Breaking the Code
December 5, 2006, 2:49 am
Filed under: Law
The attorney general asks journalists who have interviewed fugitive corruptors to report their interviews.ONE fugitive, Dharmono K. Lawi, does not refuse interviews. Former Speaker of the Banten Regional House of Representatives was not only interviewed by journalists, but he also appeared on a television program. Through the mass media, Lawi has voiced his protest. He felt that the legal institutions had treated him unfairly, so he decided to flee. (more…)



Terseret Dana Nonbujeter
December 4, 2006, 2:45 am
Filed under: Hukum
Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri ditahan lantaran tuduhan korupsi dana nonbujeter. Komisi Pemberantasan Korupsi dianggap melakukan tebang pilih.MATAHARI sudah lama tenggelam saat Rokhmin Dahuri, 48 tahun, keluar dari salah satu ruang di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis pekan lampau. Sudah 10 jam ia ada di dalamnya, menjawab semua pertanyaan dari penyidik. Walau letih, bekas Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2001-2004 itu tak bisa segera pulang ke rumahnya di Bogor. Mobil Kijang silver sudah menunggunya. Itulah mobil tahanan KPK yang mengantar Rokhmin ke peraduan barunya di tahanan Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polisi. (more…)



Karena Wartawan Bukan Intel
December 4, 2006, 1:02 am
Filed under: Media
Jaksa Agung meminta wartawan yang mewawancarai koruptor buron melapor. Bisa mengancam kredibilitas wartawan.STATUSNYA buron, tapi tak keberatan diwawancarai wartawan. Inilah gaya pelarian Dharmono K. Lawi. Selain diwawancarai media cetak, bekas Ketua DPRD Banten yang kini anggota DPR RI itu juga muncul di layar televisi. Lewat media itulah Dharmono mengeluarkan unek-uneknya. Ia mengaku memilih kabur lantaran diperlakukan tidak adil oleh aparat hukum. (more…)