The Keys to the Escape
July 31, 2007, 6:40 am
Filed under:
Law
A prison guard made three duplicate keys for Gunawan Santosa, allowing him to escape. The guard is now out of a job.
Yielding to temptation caused Wahyudin, 31, to lose his job. It also put him behind bars. Thanks to the help offered by Wahyudin in May 2006, Gunawan Santosa was able to find a way out of Cipinang Prison, a special facility for narcotics cases. Wahyudin gave Santosa a number of duplicate keys, which this death-row inmate then used to escape from a maximum-security facility. (more…)
Semua Gara-Gara Kunci
July 30, 2007, 6:37 am
Filed under:
Hukum
Sipir itu membuatkan tiga kunci duplikat untuk Gunawan. Narapidana itu kabur dan sang sipir kehilangan pekerjaan.
IMING-IMING itu tidak hanya membuat Wahyudin, 31 tahun, kehilangan pekerjaan, tapi juga membuatnya kini meringkuk di penjara. Berkat Wahyudin inilah, pada Mei 2006, Gunawan Santosa berhasil ”menembus” berlapis-lapis pintu penjara Cipinang khusus narkotik. Wahyudin memberikan sejumlah kunci duplikat kepada Gunawan dan loloslah narapidana hukuman mati ini dari penjara yang dijuluki penjara dengan penjagaan supermaksimum itu. (more…)
Berebut Kursi, Juga Duit
July 23, 2007, 6:18 am
Filed under:
Hukum
Sri Edi Swasono meminta Adi Sasono mundur sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia. Ia akan menggugat pemerintah jika mengucurkan dana untuk Dekopin.
SRI Edi Swasono memasang kuda-kuda untuk menyiapkan gugatan baru. Jika pemerintah tetap dianggapnya berpihak pada Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) pimpinan Adi Sasono, ia akan mengambil langkah hukum lagi. ”Kami sedang bersiap melakukan gugatan baru,” ujarnya di sela-sela rapat ”pengurus” Dekopin, Kamis pekan lalu. Edi, sampai kini, tetap menganggap dirinya pejabat Ketua Umum Dekopin yang sah. (more…)
Mohon Ampun, Telah Berjasa
July 9, 2007, 6:13 am
Filed under:
Hukum
Anggota dan pejabat Komisi Pemilihan Umum yang dihukum karena kasus korupsi akan mengajukan permohonan grasi. Dikhawatirkan bakal menjadi preseden buruk.
SURAT tiga lembar itu akan beredar dari penjara ke penjara. Penulisnya adalah Mulyana W. Kusumah, kriminolog yang kini terjun langsung ke dalam penjara Salemba. Itulah draf surat permohonan grasi para anggota dan pejabat Komisi Pemilihan Umum yang kini sedang ”bertapa” di bui lantaran kasus korupsi. ”Mungkin pekan depan sudah kami kirim ke Presiden,” kata Mulyana. (more…)
‘Pocketing’ Evidence
July 3, 2007, 6:32 am
Filed under:
Law
Evidence worth Rp28 billion in the Asian Agri case has been deposited in the account of the company’s lawyer, risking the money getting lost or decreasing.
THE 15-page letter was directed to the Chief of the National Police, General Sutanto. Its sender was Petrus Bala Pattyona, lawyer of the defendant in the PT Asian Agri Oil & Fats Ltd fraud case, Vincentius Amin Sutanto. Attached to the letter was a 79-page document. Essentially, both the letter and the document inquired after the fate of US$3.1 million of cash (about Rp28 billion). “We would like to request information about the evidence material in the case of our client,” said Petrus. (more…)
Barang Bukti di ’Kantong’ Pengacara
July 2, 2007, 6:09 am
Filed under:
Hukum
Barang bukti Rp 28 miliar ”kasus Asian Agri” dititipkandi rekening pengacara perusahaan itu. Berisiko hilang atau menjadi kurang.
SURAT sepanjang 15 halaman ditujukan kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto. Pengirimnya Petrus Bala Pattyona, pengacara terdakwa kasus pembobolan PT Asian Agri Oil and Fats Ltd., Vincentius Amin Sutanto. Bersama surat itu, terlampir dokumen setebal 79 halaman. Inti surat dan dokumen itu mempertanyakan nasib uang US$ 3,1 juta (sekitar Rp 28 miliar). ”Kami ingin minta penjelasan soal barang bukti kasus klien kami,” kata Petrus. (more…)