Presiden Yudhoyono Bantah Pernyataan Megawati

Selasa, 29 Maret 2005 | 21:39 WIBTEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah pernyataan mantan Presiden Megawati dalam suatu kesempatan yang menyatakan bahwa Yudhoyono mengingkari janjinya saat kampanye untuk tidak menaikkan harga BBM. Hal ini disampaikan Presiden saat ditanya wartawan dalam jumpa pers soal langkah-langkah penanganan pemerintah menanganai gempa di Nias dan Simeleu, di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/3).

“Tidak pernah ada pernyataan apapun yang saya sampaikan bahwa apabila saya terpilih lantas tidakakan menaikkan BBM. Tidak pernah ada ucapan satu kalipun bahwa saya tidak akan menaikkan haga BBM. Saya kira yang disebut ingkar janji itu tidak tepat dan karena tidak pernah ada, tidak terbukti,” kata Presiden.

Presiden mengaku tak ingin menanggapi soal-soal semacam ini karena menghormati mantan Presiden Megawati dan mantan presiden lainnya. Selain itu, dia berpendapat, tugas yang diembannya kini sangat banyak. “Tugas saya banyak. Di hadaan saya kini bagaimana saya melaksanakan langkah-langkah segera untuk mengatasi bencana Nias, Simeleu dan lain-lain,” kata Presiden.

Jika memang ada pernyataan seperti itu, Yudhoyono tegas menyatakan bahwa tak pernah ada pernyataan seperti itu. Dia mengaku tak ingin mewarnai proses demokrasi dengan adanya tudingan-tudingan seperti itu dan berharap kematangan berpolitik semakin tinggi seperti harapan rakyat.

Usai pernyataan pers dari Presiden, staf kantor presiden tampak memberikan fotokopi pidato kenegaraan Presiden Megawati Soekarnoputri dan keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2005 serta Nota Keuangannya. Dalam fotokopi yang ditandai dengan stabilo, disebukan bahwa kalau diperlukan penyesuaian atas bidang strategis, termasuk subsidi BBM, diserahkan kepada pemerintah yang akan datang.

“Sekiranya diperlukan penyesuaian yang menyangkut kebijakan strategis seperti dibidang belanja pegawai, subsidi BBM dan belanja daerah, serta beberapa prioritas sektoral lainnya, hal itu diserahkan kepada pemerintah yang akan datang untuk melakukannya dalam bentuk revisi APBN,” kata Megawati, dalam pidato yang dibacakan pada 16 Agustus 2004 itu.

Abdul Manan – Tempo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: